Telapak Tangan Berkeringat Tidak Berkaitan dengan Gangguan Jantung
Fungsi Keringat Bagi Tubuh
Telapak Tangan Berkeringat Secara Berlebihan
Hiperhidrosis Palmar Berkaitan dengan Penyakit Jantung?
- Rasa nyeri di dada
- Sesak napas
- Detak jantung tidak teratur
- Berkeringat dingin dan mudah merasa lelah
- Rasa mual dan muntah
Kapan Harus Menemui Dokter?
- Pemeriksaan riwayat medis: dokter akan memeriksa rekam medis Anda dan bahkan riwayat kesehatan dari keluarga Anda. Pemeriksaan ini dimaksudkan untuk mendeteksi adanya gangguan saraf atau mental pada penderita.
- Tes darah dan urin: tes ini bertujuan untuk mencari tahu adanya infeksi atau kondisi lain, seperti hipotiroid dan gula darah rendah.
- Tes cairan keringat: jika dokter perlu mengetahui lokasi pasti dari sumber masalah, berbagai tes keringat akan dilakukan, misalnya tes termoregulasi, skin conductance, dan tes iodine.
- Antiperspiran: produk antiperspiran yang memiliki kandungan aluminium klorida bisa membantu menahan tubuh untuk memproduksi keringat.
- Terapi iontophoresis: terapi ini melibatkan penggunaan arus listrik lemah ke dalam wadah berisi air di mana tangan Anda akan dicelupkan ke dalamnya untuk mengurangi produksi keringat.
- Operasi simpatektomi: untuk kasus yang parah, operasi simpatektomi dapat menjadi pilihan. Prosedur minimal invasif ini dilakukan melalui sayatan kecil (operasi lubang kunci/keyhole) untuk memutus saraf yang merangsang produksi cairan dari kelenjar keringat.
- Terapi microwave: terapi ini memanfaatkan gelombang energi tinggi yang diarahkan pada kelenjar keringat sehingga dapat menghancurkannya secara efektif.
- Suntik botox: dokter akan menyuntikkan botulinustoxin ke dalam kelenjar keringat untuk menyumbat saraf yang merangsang produksi keringat pada kelenjar keringat.Â



