Penjelasan Lengkap Tentang Dewan Penggalang

Penjelasan Tentang Dewan Penggalang

1. PENGERTIAN DEWAN PENGGALANG

2. KEANGGOTAAN DEWAN PENGGALANG

  • Terdiri atas pemimpin regu utama, para Pemimpin Regu, Wakil Pemimpin Regu, Pembina Penggalang dan juga para Pembantu Pembina Penggalang.
  • Dewan penggalang dikoordinasikan oleh Pembina Pasukan Penggalang.
  • Ketua dari Dewan Penggalang adalah Pratama, sedangkan jabatan Penulis dan Bendahara Dewan Penggalang secara bergilir dipegang oleh para anggota Dewan Penggalang.
  • Masa bakti dari Ketua Dewan Penggalang adalah selama 6 bulan, dan dapat dipilih kembali maksimal sebanyak 2 kali berturut-turut.

3. TUGAS DAN FUNGSI DEWAN PENGGALANG

  • Merencanakan, melaksanakan serta mengevaluasi kegiatan Pasukan Penggalang sesuai dengan arahan dari Kakak Pembinanya. 
  • Menyelesaikan dan membahas persoalan-persoalan yang menghambat kemajuan pasukan dan juga membuat rencana kerja pasukan.
  • Menerima, mempertimbangkan dan membahas gagasan ataupun usul tiap regu untuk memajukan  pasukan.
  • Mengatur waktu dan tempat latihan rutin serta program kegiatan pasukan lainnya
  • Membantu anggota Dewa Penggalang agar menjadi seorang Pramuka yang berwatak dan berkecakapan serta berwibawa dalam memimpin regunya.
  • Mengurus dan mengatur program kegiatan-kegiatan dalam Pasukan Penggalang. 
  • Mengevaluasi program kegiatan. 
  • Mendukung regu dalam kegiatan mengintegrasikan anggota-anggota baru. 
  • Menyelenggarakan pemilihan Pemimpin Regu dan Wakil Pemimpin Regu. 
  • Merekrut anggota regu baru. 
  • Menyiapkan materi yang akan dibahas dalam Dewan Majelis

4. RAPAT DAN PERTEMUAN DEWAN PENGGALANG

  • Dewan Penggalang merupakan forum yang sangat ideal untuk menumbuhkembangkan potensi kepemimpinan para Pramuka Penggalang khususnya dalam cara bermusyawarah untuk mencapai mufakat atau keputusan bersama.
  • Dewan Penggalang melaksanakan rapat minimal 1 bulan sekali. 
  • Dalam rapat Dewan penggalang, pembina dan pembantu Pembina bertindak sebagai penasehat, pengarah,pembimbing serta mempunyai hak untuk mengambil keputusan terakhir, dalam hal-hal yang dinilai membahayakan peserta didik. 
  • Rapat dan pertemuan Dewan Penggalang diantaranya untuk menyiapkan materi yang akan dibahas dalam Dewan Majelis Penggalang. 
  • Pertemuan Dewan Penggalang bersifat formal (resmi). 
  • Undangan disampaikan seminggu sebelumnya dan masalah yang akan dibicarakan juga diumumkan atau diberitahukan. 
  • Peserta yang hadir menggunakan pakaian seragam.
  • Tempat ditentukan terlebih dahulu.
M. Rizki Riswandi

Seorang digital marketer dan juga blogger dengan pengalaman menulis lebih dari 11 tahun, menyukai dunia marketing dan teknologi.