Bioma: Pengertian, Fungsi, Ciri-ciri, Faktor, dan Jenis-jenisnya

- Memudahkan dalam hal melaksanakan penataan suatu populasi
- Bisa mengetahui jenis tumbuhan dan hewan berdasarkan cara hidupnya untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan.
- Mempermudah pelaksanaan pendataan jenis-jenis tumbuhan dan hewan
- Mempermudah mengelompokkan hewan serta tumbuhan yang baru ditemukan
- Membentuk interaksi unsur lingkungan diantaranya seperti air, iklim, tanah, dan organisme yang hidup di suatu daerah
- Merupakan komunitas klimak atau sekumpulan berbagai macam populasi sebagi pertanda daerah tersebut ada bentuk vegetasi utama yang mendominasi
- Merupakan komunitas yang stabil, kecuali di ada suatu kejadian yang bisa mengganggu kestabilan komunitas
- Bisa dikenali dengan cara melihat dominasi vegetasinya
- Dalam memberi nama bioma pada umumnya berdasarkan pada dominasi vegetasinya.
- Iklim
- Posisi geografis
- Curah hujan
- Intensitas cahaya matahari yang diperoleh

- Curah hujan yang sangat rendah +/-25 mm/tahun
- Memiliki kelembaban udara yang sangat rendah
- Evaporasi (penguapan) tinggi yang lebih cepat dari prepitiasi (hujan)
- Tingkat deflasi yang tinggi
- Tanah pasir tandus karena tidak mengandung air
- Suhu udara di siang 45 derajat celcius dan di malam hari sekitar 0 derajat celcius

- Memiliki musim dingin yang cukup panjang dan musim kemarau yang panas sangat singkat yakni hanya berlansung 1-3 bulan.
- Selama musim dingin, air tanah akan berubah menjadi es yang mencapai 2 meter di bawah permukaan tanah.
- Jenis tumbuhan yang hidup sangat sedikit, umumnya hanya terdiri atas dua atau tiga jenis tumbuhan saja.

- Memiliki curah hujan yang sangat rendah +/- 25 mm/tahun
- Evaporasi (penguapan) tinggi dan lebih cepat daripada presipitasi (hujan)
- Tingkat deflasi yang tinggi
- Memiliki perbedaan suhu udara siang dan malam yang sangat tinggi yaitu disiang hari 45 derajat celcius, malam 0 derajat celcius.
- Tanah pasir sangat tandus karena tidak dapat menampung air
- Mempunyai kelembaban udara yang sangat rendah

- Terdapat di daerah khatulistiwa (iklim tropis)
- Memiliki curah hujan antara 100-150 mm/tahun
- Curah hujan yang sedang dan tidak teratur
- Porositas (air yang meresap ke tanah) dan drainase (pengarian) cukup baik

- Setiap wilayahnya tertutup oleh salju atau es
- Mempunyai musim dingin yang lama dan gelap serta musim panan yang panjang dan terang.
- Tanaman hanya mempunyai usia tumbuh yang pendek yaitu 30-120 hari

- Mempunyai curah hujan yang sangat tinggi lebih dari 2.000mm/tahun
- Pohon utama yang tumbuh memiliki tinggi sekitar 20-40m
- Memperoleh sinar matahari yang cukup, tetapi sinar matahari tidak bisa menembus dasar hutan
- Cabang dari pohon mempunyai daun yang lebat dan lebar serta hijau sepanjang tahun
- Mempunyai iklik mikro pada lingkungan sekitar permukaan tanah/dibawah kanopi

- Mempunyai curah hujang merata sekitar 75-1.000 mm/tahun
- Pohonnya lebar, hijau pada musim dingin, rontok ketika musim panas dan mempunyai tajuk yang rapat
- Mempunyai jumlah tumbuhan yang relatif sedikit
- Musim panas hangat dan musim dingin yang tidak terlalu dingin
- Terdiri atas 4 musim yaitu musim panas, gugur, dingin, dan semi



